Wednesday, April 25, 2007

tahu tek


Tahu Tek adalah salah satu makanan khas kota Surabaya.

Tahu Tek terdiri atas tahu goreng yang dipotong kecil-kecil dengan gunting, kentang goreng setengah matang, taoge dan kerupuk udang. Semua itu kemudian disiram dengan bumbunya yang terbuat dari petis, kacang tanah, cabe dan bawang putih.

Dalam beberapa variasi yang ada di Jakarta, penjual Tahu Tek juga menyediakan Tahu Telor, yakni dengan menggoreng tahunya dengan adonan telur.

sate


Sate atau kadangkala ditulis satai adalah makanan Indonesia, tetapi juga populer di negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand. Versi Jepang disebut yakitori.

Sate biasanya terdiri dari daging yang dipotong kecil-kecil dan ditusuki dengan tusukan sate yang biasanya dibuat dari bambu, kemudiannya dibakar menggunakan api arang kayu.

Resep cara pembuatannya berbeda-beda per daerah, hampir segala jenis daging bisa dibuat sate. Lihat daftar sate.

Biasanya sate diberi saus. Saus ini bisa berupa sambal, kecap atau cairan lainnya. Lalu sate dimakan dengan nasi atau lontong. Kadang-kadang sate dimakan dengan ketupat.

Konon sate diciptakan oleh para pendatang Tionghoa yang menjual daging bakar di pinggir jalan. Kata sate berarti "tiga tingkat" (三疊) dalam dialek Amoy.

rujak cingur


Rujak cingur adalah salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur, terutama Surabaya. Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah-buahan seperti ketimun, krai (sejenis ketimun khas Jawa Timur),bengkoang, mangga muda, nanas, kedondong dan ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo dan cingur serta sayuran-sayuran seperti kecambah/tauge, kangkung dan kacang panjang. Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng dan garam.

Makanan ini disebut rujak cingur karena bumbu olahan yang digunakan adalah petis udang dan irisan cingur. Hal ini yang membedakan dengan makanan rujak pada umumnya yang biasanya tanpa menggunakan bahan cingur tersebut. Rujak cingur biasa disajikan dengan tambahan kerupuk, dan dengan alas pincuk (daun pisang) atau piring.

soto


Soto, sroto, atau coto adalah makanan khas Indonesia yang terbuat dari kaldu daging dan sayuran. Daging yang paling sering digunakan adalah sapi dan ayam, tapi juga babi dan kambing. Berbagai daerah di Indonesia memiliki jenis soto sendiri, dengan kandungan yang berbeda-beda, misalnya soto Madura, soto Betawi, soto Padang, soto Bandung, soto Sokaraja, soto Banjar, coto Makassar . Soto juga dinamai menurut kandungannya, misalnya soto ayam, soto babat, soto kambing. Soto memiliki banyak kemiripan dengan sop.

pecel


Pecel adalah makanan khas Indonesia yang terbuat dari rebusan sayuran berupa bayam, tauge, kacang panjang, kemangi, daun turi, krai (sejenis mentimun) atau sayuran lainnya yang dihidangkan dengan disiram sambal pecel. Konsep hidangan pecel ada kemiripan dengan salad bagi orang Eropa, yakni sayuran segar yang disiram topping mayonaise. Cuma untuk pecel toppingnya sambal pecel. Bahan utama dari sambal pecel adalah kacang tanah dan cabe rawit yang dicampur dengan bahan lainnya seperti daun jeruk purut, bawang, asam jawa, merica dan garam. Pecel sering juga dihidangkan dengan rempeyek kacang, rempeyek udang atau lempeng beras. Selain itu pecel juga biasanya disajikan dengan nasi putih yang hangat ditambah daging ayam atau jerohan. Cara penyajian bisa dalam piring atau dalam daun yang dilipat yang disebut pincuk. Masakan ini mirip dengan gado-gado, walau ada perbedaan dalam bahan-bahan yang digunakan. Rasa pecel yang pedas menyengat menjadi ciri khas dari masakan ini.

bakso


bakso merupakan bola daging yang disajikan dengan kuah kaldu sapi serta sohun dan daun bawang
makanan ini juga ada dikenal sebagai makanan khas swedia
di indonesia ada beberapa varian bakso yaitu bakwan dan bakso itu sendiri

rawon


Rawon atau nasi rawon (karena selalu disajikan dengan nasi) adalah menu berupa sup daging dengan bumbu khas karena mengandung kluwek. Rawon, meskipun dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur, dikenal pula oleh masyarakat Jawa Tengah sebelah timur (daerah Surakarta).

Daging untuk rawon umumnya adalah daging sapi yang dipotong kecil-kecil. Bumbu supnya sangat khas Indonesia, yaitu campuran bawang merah, bawang putih, lengkuas (laos), ketumbar, serai, kunir, lombok, kluwek, garam, serta minyak nabati. Semua bahan ini (kecuali serai dan lengkuas) dihaluskan, lalu ditumis sampai harum. Campuran bumbu ini kemudian dimasukkan dalam kaldu rebusan daging bersama-sama dengan daging. Warna gelap khas rawon berasal dari kluwek.

Rawon disajikan bersama nasi, dilengkapi dengan tauge kecil, bawang goreng, kerupuk, dan sambal.
makanan ini diluar negri dikenal juga dengan nama surbaya beef soup